• gambar
  • gambar

Selamat Datang di Website SMK NEGERI 1 SEI-MENGGARIS. Terima Kasih Kunjungannya

Pencarian

Kontak Kami


SMK NEGERI 1 SEI-MENGGARIS

NPSN : 69874360

Jl.Poros Tabur Lestari RT.01 Desa Tabur Lestari Kec.Sei Menggaris Kab.Nunukan 77482


info@smkn1seimenggaris.sch.id

TLP : 085248505791/ 081240


          

Banner

Jajak Pendapat

Bagaimana pendapat anda mengenai web sekolah kami ?
Sangat bagus
Bagus
Kurang Bagus
  Lihat

Statistik


Total Hits : 6965
Pengunjung : 3724
Hari ini : 9
Hits hari ini : 24
Member Online : 0
IP : 18.234.97.53
Proxy : -
Browser : Opera Mini

Status Member

Sei Manggaris Cetak Petani




Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Niko Ruru
TRIBUNKALTIM.CO, NUNUKAN - Kehadiran tak kurang dari 10 perusahaan
perkebunan kelapa sawit dan tambang, menjadi peluang besar untuk lulusan Sekolah
Menengah Kejuruan (SMK) Siemanggaris.
Dengan mempekerjakan ribuan tenaga kerja, perusahaan- perusahaan itu tentu
membutuhkan pasokan sayur mayur.Kepala SMK Negeri Siemanggaris, Rusmini Hakim merasa prihatin karena Kecamatan
Siemanggris tak lagi menjadi pemasok sayur mayur, ubi jalar, semangka dan melon.
Masyarakat setempat saat ini harus membeli kebutuhan sayur dan buah dari ibukota
Kabupaten Nunukan karena mereka memilih fokus menjadi buruh perkebunan kelapa
sawit.
Baca: Tahu Ada Wartawan Stroke, Kepala KSKP Tunon Taka Langsung Berkunjung
“Padahal di Seimanggaris ada sekitar 10 perusahaan perkebunan dan tambang dengan
ribuan pekerja yang sangat membutuhkan pasokan sayur dan buah untuk konsumsi
mereka. Peluang petani di sini luar biasa. Selama ini perusahaan membeli dari Tarakan,
dari Tawau, Malaysia. Bayangkan kalau itu dihasilkan masyarakat Seimanggaris,"
ujarnya.
Karena kondisi dan peluang seperti inipula, dia memilih ‘menciptakan’ lulusan SMK
Siemanggaris sebagai petani.
"Kami coba tanamkan mindset ke anak didik, kalau petani itu keren. Peluang usaha itu
juga sangat terbuka di Siemanggaris," ujarnya.
Baca: Comment SARA di Facebook, DC pun Mendekam di Balik Jeruji Besi
Usaha itupun ditindaklanjutinya melalui kerjasama dengan Institut Teknologi Bandung
(ITB).
Setiap tahunnya, SMK Siemanggaris mengirimkan guru serta siswa untuk memperdalam
ilmu pertanian agar diaplikasikan di Kecamatan Siemanggaris.
Ilmu membaca ritme pasar, menelaah kualitas tanaman, teori bisnis sekaligus membuka
link memperluas pangsa pasar akan menjadi kebutuhan mutlak sebagai bekal petani.
Baca: Bagaimana Merebus Telur agar Matang Sempurna? Ternyata Ada
Rumusnya!
Kerjasama dengan ITB ini juga pasti akan menaikkan nilai tawar hingga pada
Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara.
Baca: Nggak Usah Oplas, Cukup dengan Bawang Merah Keloid di Tubuhmu Bisa
Pudar Loh. . .
"Kalau sudah menguasai cocok tanam, bagaimana menjual, bagaimana memanfaatkan
peluang pasar, semua akan sadar bagaimana hebatnya petani," ujarnya. (*)



Share This Post To :




Kembali ke Atas


Berita Lainnya :




Silahkan Isi Komentar dari tulisan berita diatas :

Nama :

E-mail :

Komentar :

          

Kode :

 

Komentar :


   Kembali ke Atas